Story from the Past (2/8) : The (Biggest) Korean Company

Posted: October 8, 2011 in Story of My Life

Cerita pertama adalah pengalaman saya ketika mengikuti proses seleksi di Samsung Electronics Indonesia (SEIN). Saya tau lowongannya ketika ikut Bursa Karir ITS. Saat itu ada 2 posisi yang ditawarkan, yaitu (kalo tidak salah) purchasing officer (PO) dan bagian research & development (RD). Keduanya terbuka untuk mahasiswa teknik industri, saya putuskan melamar untuk posisi PO karena lebih familiar dengan job desc nya.

Singkat cerita, saya dan beberapa teman terpanggil untuk mengikuti tes tulis. Mengenai waktu pelaksanaan tes, saya udah lupa…sekitar bulan maret atau april. Sebelum tes dimulai, kami diberikan penjelasan mengenai samsung secara global, samsung electronics, dan SEIN. Kalo isi presentasinya, kebanyakan sih sudah lupa juga. Seputar menunjukkan bahwa samsung adalah salah satu perusahaan besar dunia, yang bergerak di berbagai sektor industri seperti elektronik, perkapalan, keuangan, dsb. Samsung electronics sendiri merupakan salah satu produsen elektronik terbesar di dunia (atau mungkin yang malah yang terbesar) dan juga perusahaan terbesar di Korea Selatan.  Seperti biasa lah, intinya menunjukkan ‘kehebatan’ dari perusahaan untuk meningkatkan semangat para pelamar dalam mengikuti proses seleksi…

Setelah itu presentasi selesai, seleksi tulis dimulai. Seingat saya ada 2 macam tes tulis, yaitu psikotes dan juga TOEIC. Psikotes nya seperti biasa, menguji kemampuan verbal, numerik, dan kawan-kawannya. Detil tes nya sudah lupa…tapi yang saya ingat, semua soal  nya menggunakan bahasa Inggris. Setelah itu lanjut tes TOEIC, yang kurang lebih model nya sama seperti soal TOEIC pada umumnya. Setelah selesai tes tulis, diberitahukan bahwa hasil tes akan diumumkan lewat sms. Hanya peserta yang lolos yang akan mendapatkan sms untuk mengikuti wawancara pada keesokan harinya. Alhamdulillah, saya beserta beberapa teman lolos ke tahap wawancara.

Keesokan harinya, saya bersiap untuk datang ke sesi wawancara. Di hari sebelumnya sudah diinformasikan bahwa wawancara nya ada 2 macam, yaitu dengan user dan HRD. Pewawancara nya adalah orang Korea, jadi proses wawancara menggunakan bahasa Inggris. Waktu itu, untuk tiap wawancara langsung diikuti oleh 3 pelamar sekaligus…pewawancara mengajukan pertanyaan dan 3 pelamar menjawab secara bergantian. Untuk wawancara user…waktu itu saya ditanya kenapa daftar posisi PO dan juga seperti apa fungsi purchasing pada perusahaan. Untuk wawancara HRD, seperti biasa lah…ditanya seputar diri kita, sesuai yang ada di CV. Ditanya juga mengenai rencana beberapa tahun ke depan, dan yang membuat saya agak gelagapan adalah ketika ditanya : jika kamu diterima di Samsung, sampai berapa lama kamu akan bekerja di perusahaan kami? Wah, saya sama sekali belum mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan itu. Untung saja dapat giliran ke-2 untuk menjawab, jadi bisa mikir dulu…hehe…

Selesailah seleksi wawancara…diberitahukan bahwa pengumuman lolos/tidak nya akan diberitahukan lewat telepon. Setelah beberapa minggu (lupa tepatnya), akhirnya saya mendapat jawabannya. Saat itu sore hari, saya sedang berada di Jakarta. Baru saja selesai mengikuti wawancara di sebuah perusahaan multi nasional lainnya yang waktu itu menjadi top list di daftar perusahaan yang sedang saya incar. Kurang lebih isi percakapan telpon nya seperti ini….

” Dengan Aryka Pradhana Putra?”
“Iya, benar saya sendiri.”
“Saya xxx dari samsung, ingin mengabarkan bahwa Aryka lolos tahap seleksi wawancara.”
“Oh, gitu ya mbak….”
“Iya, dan selanjutnya akan mengikuti tahap medical check-up.”
“Oh…iya mbak…”
“Loh, kok kelihatannya biasa-biasa aja. Harus nya SENENG dong…kamu lolos ke tahap berikutnya lhooo…!”
“Eh, iya…”

Intinya, gara-gara saya lagi ngebet banget pengen keterima di perusahaan yang baru saja saya ikuti proses seleksi wawancara nya sore itu, saya jadi kurang excited ketika dapet kabar lolos ke tahap med-check nya Samsung (gak tau terimakasih banget yaa….). Selanjutnya si mbak bertanya kapan saya bisa med-check. Saya sebutkan bahwa saya masih belum lulus, masih proses pengerjaan tugas akhir. Lalu si mbak berkata bahwa di pertengahan juli (setelah saya sidang tugas akhir), saya akan dihubungi lagi tentang apakah masih tertarik untuk bergabung dengan Samsung. Jika iya, maka langsung lanjut  proses med check nya.

Sedikit cerita lanjutan… sampai sekarang pun si mbak belum menghubungi saya lagi terkait proses med-check itu. Ada satu teman saya yang juga lolos ke med-check. Karena waktu itu dia sudah lulus, dia pun langsung mengikuti proses med-check beberapa hari setelah dapat telepon. Namun hingga 2 bulan setelah med-check tidak ada kabar dari Samsung mengenai kelanjutannya..(FYI, med-check ini adalah seleksi terakhir). Ketika teman saya coba telpon ke Samsung, katanya belum ada personnel request dari department yang bersangkutan. Nah loh? Kalo gitu ngapain buka lowongan….ckckck. Tapi belakangan, entah gimana ceritanya (saya belum nanya), akhirnya teman saya itu jadi kerja juga di Samsung. Cuman, saya kok gak dapet telpon ya tentang med-check nya. Tapi saya gak ambil pusing lah…kalaupun dipertengahan Juli kemarin si mbak nelpon lagi, pasti saya batalkan proses med-check nya karena saat itu saya sudah jatuh ke pilihan lainnya…hehe…🙂

To be continued…
Sekian, thanks for reading!

^^

Related posts :
Story from the Past (1/8) : The Background
Story from the Past (3/8) : BP is (not) British Petroleum
Story from the Past (4/8) : The International Business Machine
Story from the Past (5/8) : Road to Study Abroad
Story from the Past (6/8) : A Week in Jakarta (Part 1)
Story from the Past (7/8) : A Week in Jakarta (Part 2)
Story from the Past (8/8) : Found My Destiny

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s