Story from the Past (5/8) : Road to Study Abroad

Posted: October 31, 2011 in Story of My Life

Edisi story from the past kali ini akan bercerita mengenai pengalaman saya saat mendaftar beasiswa S2 di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST). Cerita dimulai sekitar Februari 2011, saat itu saya sedang berada di semester 8…lagi galau-galau nya mempersiapkan proposal tugas akhir. Dan di awal2 semester 8 itulah saya mengalami perubahan “orientasi”….maksudnya di sini adalah orientasi setelah lulus kuliah. Dari yang awalnya S2-minded jadi look for job minded. Di saat itulah, saya membaca sebuah woro-woro di mading jurusan tentang Pou Chen Scholarship. Sebuah paket beasiswa yang terdiri dari kuliah S2 selama 2 tahun di NTUST dan juga kontrak kerja di Pou Chen selama 3 tahun. Awalnya saya kurang tertarik dengan program beasiswa ini karena saya saat itu lebih ingin cari kerja. Tapi setelah dipikir2 kalo misalnya ketrima, toh ujung2nya saya juga akan kerja juga…okelah, akhirnya saya coba daftar. FYI, Pou Chen adalah sebuah grup asal Taiwan dengan berbagai lini bisnis…salah satu nya adalah footwear manufacturer dan merupakan salah satu produsen footwear terbesar di dunia. Fasilitas produksinya terletak di China, Vietnam, Indonesia, Amerika Serikat, dan Mexico.

Pada poster pengumuman terdapat keterangan, bahwa mahasiswa yang berminat mendaftar bisa menghubungi Bu Maria (salah satu dosen kami) terlebih dahulu. Saat itu saya bersama teman saya yang juga berniat mendaftar (Bayu Rezki Pratama) menghadap Bu Maria. Berhubung saat itu kami masih (akan) menyelesaikan Tugas Akhir (belum lulus), maka Bu Maria menyarankan kami untuk menghubungi Prof. James. Beliau adalah Chair Professor di Industrial Management (IM) NTUST  dari Pou Chen. Menurut Bu Maria, Prof. James akan datang ke ITS bulan Maret untuk melakukan interview. Kami mengirim email ke Prof. James, menanyakan apakah kami bisa ikut mendaftar beasiswa ini dan mengikuti interview bulan Maret. Bersama email tersebut, kami juga menyertakan CV, transkrip dan nilai TOEFL. Balasan dari beliau sangat positif, mempersilahkan kami untuk hadir di interview session bulan Maret.

Singkat cerita, hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Saat itu ada tiga orang di ruang interview…Prof. James, Joyce (orang dari Pou Chen), dan juga Prof. Vincent (juga Professor dari IM NTUST). Saat akan interview, terlebih dulu saya ditanya mengenai beasiswa apa yang ingin saya daftar, apakah beasiswa dari kampus atau dari Pou Chen atau ingin mencoba keduanya. Karena dari awal orientasi saya adalah cari kerja, saya hanya ingin daftar beasiswa dari Pou Chen saja. Ternyata pilihan ini akan menentukan siapa interviewer kita. Jika kita mendaftar beasiswa dari kampus, maka interviewer nya adalah Prof. Vincent dan mungkin juga Prof. James. Sementara kalau kita daftar Pou Chen, interviewer nya Prof. James dan Joyce. Karena ketiganya adalah orang Taiwan, interview nya menggunakan bahasa Inggris…udah untung banget nih, kirain pakai mandarin…hehehe…

Seingat saya, interview berlangsung singkat dan simpel. Kenapa singkat & simpel? Karena pertanyaan nya sedikit dan tidak susah-susah amat. Saya terlebih dahulu diinterview Prof. James. Awalnya beliau melihat-lihat berkas saya dan mengkonfirmasi beberapa hal yang ada di situ,,,seperti : Nilai TOEFL kamu lumayan juga ya,,,IPK kamu ini kalau dibandingkan dengan teman seangkatan ada di rangking berapa…semacam itulah. Setelah itu beliau menanyakan deskripsi diri saya. Setelah itu, saya ‘dioper’ ke Joyce. Seingat saya waktu itu Joyce menanyakan bidang pekerjaan yang saya minati, waktu itu saya menjawab di bidang logistik. Setelah itu saya ditanya alasannya dan juga beberapa pertanyaan ringan lain seputar pekerjaan di bidang logistik. Joyce juga menanyakan apakah saya ‘oke’ bila harus bekerja jauh dari kampung halaman (Malang), mengingat lokasi pabrik Pou Chen di Indonesia ada di Serang. Confidently, I answered “That’s totally fine!” Kalau enggak, mana bisa bertahan kuliah 2 tahun di Taiwan…hehe. And that was all about the interview…As simple as that??? Yes, that was!!

Setelah semua peserta selesai interview…ada beberapa peserta yang dipanggil kembali, termasuk saya. Kami diberi amplop yang isinya adalah acceptace letter NTUST….kami semua pada bengong…apa ini maksudnya? Sang professor berkata, kalian sudah diterima di NTUST dengan syarat mengirimkan berkas persyaratan pendaftaran ke NTUST maksimal 31 Maret. Kami pun terbengong-bengong untuk waktu yang cukup lama….again, is it as simple as that? Sampai-sampai Bu Maria juga menanyakan ke mereka, apa maksud dari acceptance letter itu. Dan ternyata memang seperti itu…tinggal kirim berkas pendaftaran ke NTUST dan kami akan diterima. Tapiiii…penerimaan ini masih diterima di universitas nya, belom diterima untuk dapat beasiswa nya (baik itu untuk yang daftar beasiswa dari kampus ataupun NTUST). Jadi, kami masih harus menunggu sekitar 2 bulan untuk pengumuman penerimaan beasiswa nya.

Akhir dari cerita ini pastinya sudah bisa ditebak hanya dengan melihat page ‘about’ dari blog ini. Tapi untuk kronologis nya, tunggu lanjutannya di post berikutnya…!

To be continued,
Thanks for reading!

^^

Related Posts :
Story from the Past (1/8) : The Background
Story from the Past (2/8) : The (Biggest) Korean Company
Story from the Past (3/8) : BP is (not) British Petroleum
Story from the Past (4/8) : The International Business Machine
Story from the Past (6/8) : A Week in Jakarta (Part 1)
Story from the Past (7/8) : A Week in Jakarta (Part 2)
Story from the Past (8/8) : Found My Destiny

Comments
  1. tomy abuzairi says:

    Akhirnya ketemu jg blognya..
    Isinya bagus2..
    Keep posting

  2. paska says:

    mas arykaputra mohon pencerahannya donk..T-T pgn bgt nanya banyakk..blh minta emailnya ngga mas?

  3. reni says:

    seru jg kak ceritanya,,
    Trus ni endingnya krja dmn kak?
    Share lg donk ceritanya,seru tuh cerita msk BP
    sekarang aq lg tes msuk BP,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s