Story from the Past (6/8) : A Week in Jakarta (Part 1)

Posted: November 5, 2011 in Story of My Life

Seminggu di Jakarta? Sebenernya nggak tepat seminggu sih…cuma 5 hari saja. Tapi boleh lah saya genapin jadi seminggu, biar judul post kali ini jadi lebih menarik…hehe… Tapi jangan khawatir, isi dari post ini tidak kalah menarik dari judulnya.
I bet you will like it!

Background
Cerita kali ini adalah lanjutan dari pengalaman saya ketika mengikuti proses seleksi kerja di BP Indonesia yang sudah saya ceritakan di sini. Di situ sudah saya ceritakan bahwa saya lolos ke tahap selanjutnya, Assessment Center, yang dilaksanakan tanggal 9-11 Mei di Jakarta. Assessment Center ini dilaksanakan di Hotel Mulia, Jakarta…letaknya persis di depan kompleks Gelora Bung Karno di Senayan. Hotel Mulia ini hotel bintang 5 lhooo…ini adalah pengalaman pertama saya nginep di five star hotel..hehe. Kenapa acaranya kok 3 hari? Hari pertama (Senin, 9 Mei) adalah pengarahan / briefing mengenai proses yang akan kami jalani. Sedangkan untuk seleksi nya sendiri, saya kebagian hari Rabu. Tapi untuk peserta seleksi yang bukan berasal dari Jakarta (dan kebagian tes hari rabu), maka BP menginapkan kami di hotel mulai senin sampai rabu. Lumayan bukan…menginap gratis 3 hari 2 malam di hotel bintang lima, Alhamdulillah..sesuatu banget yah….😀

Briefing session dilaksanakan jam 4 sore… saya berangkat dari Surabaya sekitar jam 12 siang. Waktu itu saya sudah berada di dalam ruang tunggu terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda, Surabaya (lengkap bangettt). Hanya beberapa menit saja sebelum boarding, tiba2 terjadilah unexpected event. Sebuah pesan masuk ke HP saya yang kurang lebih isinya :
Second round Interview of IBM Apprentice Program will be held on May 13 (Friday) at Urban Kitchen,
Plaza Indonesia-5th floors. Please check your email for details. For Inquiry please contact blablabla….
(note: cerita mengenai seleksi IBM bisa dibaca di sini)

Wow….agak gimanaaa gitu waktu terima sms itu. Bingung…udah terlanjur pesen tiket pesawat PP, bakal balik lagi ke Surabaya hari Rabu. Dengan agak linglung saya masuk ke pesawat. Begitu tiba di Jakarta, saya langsung telpon contact person IBM. Katanya sih dapat uang transport Rp 500ribu. Okelah, kita pikirkan nanti.

First Day : Arrival & Briefing Session
Dari Bandara Soetta, saya langsung meluncur ke Hotel Mulia di Senayan. Waktu itu lagi berbarengan dengan KTT ASEAN dan beberapa tamunya menginap di Hotel Mulia. Hmmm…ternyata Hotel Mulia ini bagus juga lho,,,walaupun produk lokal tapi gak kalah dengan jaringan hotel internasional bintang 5 lainnya macam JW Marriot (note : Cuman bisa bandingin dengan JW Marriot karna sebelomnya pernahnya ke situ doang…itu pun ndak pake nginep…hehe). Dengan memanggul backpack dan menggeret koper (perbekalan untuk 3 hari), saya langsung menuju tempat briefing di Casablanca Room.

Tiba ruangan, saya melakukan registrasi dan diberikan beberapa kelengkapan seperti nametag, alat tulis, buku catatan, dan sebuah benda persegi-putih-tipis yang ternyata adalah Flash Disk 4Gb! Sesuatu bangetttt…. Ini dia flash disk 4Gb pemberian BP yang (tentunya) masih saya simpan sampai sekarang….

The 4Gb Flash USB Drive

Tak lama kemudian, briefing dimulai. Awalnya dijelaskan mengenai serba-serbi BP Indonesia. Setelah ini, tentunya dijelaskan mengenai proses seleksi yang akan kami jalani. Di assessment center ini kami bakal menghadapi 3 tahapan sekaligus, yang akan saya ceritakan belakangan. FYI, assessment center ini adalah prosedur standar BP (secara global) dalam menyeleksi applicant untuk program challenger. Program challenger sendiri diproyeksikan untuk menghasilkan orang-orang yang capable dalam memimpin BP ke depan. Kami juga diberi informasi bahwa di Assessment Center kali ini (yang merupakan tahapan terakhir dari seleksi challenger) ada 54 peserta yang terpilih dari ENAM RIBU APPLICANTS! WOW! Saya benar-benar takjub mendengar hal tersebut! Rasanya benar-benar bersyukur bisa berada di sana saat itu…sekaligus mulai was-was…53 orang-orang yang ada di sekitar saya pastilah bukan orang sembarangan. And later, I’ll found that, that is totally TRUE! Di akhir sesi, kami semua dinner bersama…and it was pool-side dinner! Keren dah…ckckckck…. bener2 dimanja sama BP! Setelah selesai makan malam, kami menuju ke kamar masing-masing. Kamar yang kami tempati adalah tipe double bed, jadi sekamar dua orang. And you know what….sebelumnya saya sudah cek rate kamar Hotel Mulia…dan ternyata yang termurah adalah Rp 2.000.000,- per malam…dan saya bakal menginap dua malam di situ, how lucky I am…. Btw, saya sempat ambil foto kamarnya…hehe..

The fancy room (1)

The fancy room (2)

View from my room…GBK stadium and Sudirman CBD

Dari koper yang saat itu sudah ada di kamar, saya tahu bahwa teman sekamar saya sudah tiba lebih dulu…tapi waktu itu dia lagi keluar. But, wait…ada sesuatu yang aneh dengan koper teman sekamar saya! First, it’s like kind of the biggest suitcase that I’ve ever seen. Koper segede itu cuma untuk 3 hari…buat apa coba…? Second, the baggage tag is still there…and it was Emirates baggage tag! FYI, Emirates adalah maskapai asal Uni Emirat Arab yang melayani penerbangan Jakarta-Dubai. Merupakan salah satu pilihan bagi orang Indonesia bila ingin bepergian ke Eropa atau Amerika, dengan lebih dulu transit di Dubai. Wah, apa arti di balik semua ini? (lebay mode :on). Siapakah teman satu kamar saya ini, yang sekaligus merupakan ‘pesaing’ saya di seleksi challenger ini?

My Competitors
Saya rasa saya akan langsung mengulas mengenai profil pesaing-pesaing saya di seleksi kali ini. Seperti yang sudah saya ceritakan di post sebelumnya, program challenger kali ini terbuka untuk beberapa posisi…yang saya lamar adalah posisi Procurement & Supply Chain Management (PSCM). Dari 54 orang yang megikuti assessment center, 8 diantaranya adalah applicant untuk posisi PSCM (termasuk saya).  7 orang applicant lainnya (semuanya orang Indonesia) tidak langsung semuanya  saya kenal pada hari itu juga. Sebagian besar baru saya kenal pada hari kedua (selasa) ataupun ketiga (rabu). Here they are :

  1. Lulusan Teknik Industri UGM yang seangkatan dengan saya. Namun saat itu dia sudah lulus beberapa bulan sebelumnya dengan IPK mendekati sempurna! Saat ini dia sedang berada di Jepang , sedang training (bukan di BP). Sampai sekarang kami masih keep contact.
  2. Mahasiswa Teknik Industri UGM…saat itu masih menyelesaikan tugas akhir, sama dengan saya. Seorang wanita yang sangat talkative dan menyenangkan. Beberapa saat setelah seleksi hingga pengumuman akhir, kami masih sering kontak…tapi sekarang sudah jarang.
  3. Lulusan UI, jurusan teknik kimia dengan 3 tahun pengalaman kerja.
  4. Mahasiswa Teknik Industri UI yang juga sedang menyelesaikan tugas akhir
  5. Lulusan Australia National University (The best university in Aussie)
  6. Lulusan sebuah universitas di Amerika
  7. Lulusan MASTER degree sebuah universitas di Jerman…dan saat itu sudah bekerja di salah satu perusahaan supplier Airbus di Jerman sono….dan dialah teman sekamar saya!!

Ehm…rasanya saya tidak usah menceritakan bagaimana perasaanya saya saat mengetahui siapa saja pesaing saya di seleksi itu. Bismillah saja lahhh….

Second Day : Galau
Karena seleksi saya masih Rabu, saya punya banyak waktu kosong di hari Selasa. Selasa pagi, kami sarapan di restoran hotel yang tidak usah ditanya lagi seperti apa mewahnya. Jujur, saya sempat canggung juga saat itu. Tapi untung saja, sarapannya bareng sama temen sekamar saya yang lulusan S2 Jerman itu. Pagi sampai siang, kami berdua stay di kamar dengan kegiatan yang gak jelas. Siangnya kembali makan siang bersama petinggi2 BP dan applicant lainnya, it was a pool-side lunch! Setelah itu kami balik lagi ke kemar. Saya baca beberapa bahan untuk persiapan tes besok. Sehubungan dengan interview IBM hari Jumat, saya menelpon agen tiket untuk pergantian jadwal pulang dari hari Rabu ke Jumat malam….dan hasilnya saya harus nambah duit 700ribu! Sorenya, teman sekamar saya pergi menemui saudaranya di Jakarta. Sedangkan saya, mencoba kolam renang hotel! Hehe…

Sekita pukul setengah enam sore, saya buka email…ada email dari Prof. James…interviewer saya waktu seleksi beasiswa untuk kuliah di NTUST. Email tersebut memberitahukan bahwa saya DITERIMA di beasiswa Pou Chen. Saya diminta konfirmasi dalam waktu 1-2 minggu. Professor juga mengirimkan kontrak yang harus kami tanda tangani jika jadi mengambil beasiswa tersebut. Perasaan saya waktu itu adalah…bingung dan kesal! Saat itu saya merasa bahwa pengumuman itu sangat mengganggu fokus saya untuk persiapan seleksi besok. Waktu itu, memang prioritas pertama saya (bisa dibilang yang paling saya inginkan) adalah untuk diterima bekerja di BP. Waktu itu saya langsung telepon orang tua untuk menceritakan kekesalan dan kegalauan saya. Astaghfirullah, benar-benar nggak tahu terimakasih banget ya saya….kalau diingat-ingat, rasanya saya menyesal pernah berpikiran begitu atas rejeki yang saya dapat saat itu. Apalagi mengingat siapa dan dimana saya saat ini….ckckck. Untuk cerita tentang seleksi NTUST bisa di baca di sini.

Third Day : The Battle
Akhirnya datang juga hari yang dinanti-nanti. Seperti yang sudah saya sebutkan di awal, ada tiga macam seleksi yang harus saya ikuti hari itu. Tes pertama adalah interview. Pertanyaan yang diajukan kurang lagi-lagi seputar diri kita dan posisi yang kita apply…tapi bedanya, kali ini bisa dibilang benar-benar mendalam. Contoh pertanyaannya antara lain, kenapa kamu mendaftar BP, apa yang kamu harapkan dengan bergabung di BP, mengapa kamu daftar untuk posisi PSCM, seperti apa fungsi PSCM itu, kenapa kamu pilih berkuliah di jurusan tempat kuliah sekarang, mata kuliah yang tidak disukai, dsb. Waktu itu, saya juga dapat pertanyaan yang cukup banyak mengenai keorganisasian yang saya ikuti, seperti : seperti apa pengalaman organisasi kita, bagaimana pengalaman organisasi yang kita punyai mendukung dalam pekerjaan, bagaimana menghadapi orang dengan sifat tertentu dalam organisasi, bagaimana cara kita memimpin dan memecahkan masalah di organisai, masalah yang pernah dihadapi dalam organisasi yang membuat kita ‘menjadi lebih baik’, dsb. Kalau menurut saya, pertanyaannya sebenarnya tidak susah, karena semuanya berdasarkan pengalaman yang kita miliki. Hanya saja, terkadang kita tidak pernah benar-benar memikirkannya. Misalnya saja, apa hal terpenting yang kamu pelajari selama aktif di organisasi itu? Setiap orang pasti punya hal-hal penting yang mereka dapat saat berkecimpung di organisasi…hanya saja, kadang kita tidak sadar karena tidak pernah benar-benar memikirkannya.

Tes kedua adalah focus group discussion. Awalnya kami diberi study case yang bercerita mengenai alternatif lokasi pengeboran minyak lepas pantai. Kami diberi waktu selama 40 menit untuk mempelajari studi kasus ini. Bisa dibilang, informasi yang diberikan sangat-sangat berlebih. Kita tidak membutuhkan semua informasi di situ dan waktu nya juga tidak akan cukup untuk membaca semua informasi yang diberikan. Setelah itu, barulah diskusi dimulai, tujuannya untuk menentukan dimanakah pengeboran minyak dilakukan. Dalam FGD, kami diberi ‘sejumlah dana’ yang bisa kami gunakan untuk membeli informasi mengenai tiga alternatif lokasi pengeboran…informasi tersebut dapat membantu kami untuk menentukan lokasi pengeboran. Dana tersebut jumlahnya terbatas, sehingga kami tidak bisa membeli semua macam informasi yang tersedia. Selain itu, setiap pembelian informasi harus disetujui oleh semua peserta FGD.

Tes terakhir juga berupa studi kasus, tapi kali ini secara individu. Kami semua diberi waktu selama 1 jam 30 menit untuk membaca dan menentukan penyelesaian dari permasalahan yang diberikan. Permasalahannya mengenai sebuah oil refinery yang bisa dibilang berada dalam kondisi yang agak pelik. Terdapat pilihan solusi, yaitu memperbesar skala produksi, memperbanyak varian produk yang diproduksi, atau menjual nya untuk dijadikan investasi di tempat lain. Informasi yang diberikan juga sangat banyak, harups bisa memilah-milah mana saja informasi yang penting. Setelah waktu 1 jam 30 menit habis, setiap orang harus mempresentasikan pilihannya di depan assessor dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Sesi tanya jawab nya tidak ubahnya seperti tes interview user yang saya ikuti di tahap sebelumnya. Benar-benar menguji kemampuan dan kekritisan kita dalam menghadapi dan menyikapi suatu masalah.

Oh iya…semua tes hari itu, baik dari pertanyaan yang diajukan, jawaban, instruksi, ataupun soal case study…semuanya full 100% bahasa Inggris! Sekitar jam 3 sore, rangkaian tes sudah selesai dan kami diperbolehkan meninggalkan hotel. Pengumuman hasil seleksi akan diberitahukan sekitar 1-2 minggu kemudia. Lega rasanya hari yang berat itu selesai juga. Tapi perjuangan saya di Jakarta belum selesai. Masih ada tes lainnya yang harus saya ikuti di hari Jumat…tes IBM! Bagaimana ceritanya? Tunggu kisahnya di post selanjutnya….

To be continued,
Thanks for reading!

^^

Related posts :
Story from the Past (1/8) : The Background
Story from the Past (2/8) : The (Biggest) Korean Company
Story from the Past (3/8) : BP is (not) British Petroleum
Story from the Past (4/8) : The International Business Machine
Story from the Past (5/8) : Road to Study Abroad
Story from the Past (7/8) : A Week in Jakarta (Part 2)
Story from the Past (8/8) : Found My Destiny

Comments
  1. almuhandis says:

    Wahaaa.. Seuuu.. asyyik2..

    Ditunggu ya Ryk…
    Tapi sebenarnya saya ngga ngarep kalo ini sad ending.. >_<

    • arykaputra says:

      Wah…mas ario cepet banget, udah dikomenin aja nih…hehe…
      Awalnya memang sedih, tapi insya Allah ini jalan tebaik dari Allah….😀

  2. rafi_hady says:

    mas, pinter pastine nie :matabelo
    mas, mau nanya nie, mas’a belum lulus kuliah waktu itu tapi bisa lolos beberapa tahap k seleki bp challege? stau sy itu bwt yg FG tho mas? IP mas’a pasti gede bnr nie mpe bisa kyk gt.. hwehe. sy jg mw mas tips2’a kalo belum lulus (lagi TA) tp bisa apply2 gitu pdhl ijasah blm ada wong sidang aj belom tho) diterima lg di perusahhan bonafid ky samsung, trus apalgi mas kyk;a banyak. hehe. mohon info y mas gan😀

    • arykaputra says:

      Hai rafi….thanks ya udah mampir ke sini…
      Pada dasarnya, memang ada beberapa lowongan pekerjaan yang memperbolehkan mahasiswa semester akhir (yang sedang TA) untuk ikut daftar. Cerita seleksi kerja yang saya tulis di sini, tentunya memperbolehkan hal itu….kalo enggak, mana mungkin saya bisa daftar dan lolos sampai beberapa tahap…hehehe…. Tinggal kita aja yang mencermati mana lowongan yang boleh buat mahasiswa semester akhir. Tapi kalau menurut saya, didaftarin aja semuanya…nothing to lose aja. Cuman jangan sampe kita jadi terlalu sibuk ikut berbagai seleksi kerja sampai-sampai TA nya terbengkalai (sempat terjadi pada saya,hehe…).

      Untuk apply kerja, tentunya ada yang namanya surat lamaran kan…di situ tinggal kita jelaskan bahwa kita masih ngerjain TA dan rencana lulus pada bulan apa. Untuk IP saya, biasa-biasa aja kok. IP…TOEFL…itu hanya syarat admisnistratif aja. Yang menentukan lolos/tidak nya ke tahapan selanjutnya, menurut saya lebih ke performance kita saat proses seleksi.
      Semangat aja…semoga bermanfaat ya….

  3. fatimah dinnurina says:

    wahahha.. you mentioned me in your story…. thank you arika.. that was great experience ever…

    • arykaputra says:

      Wah….kok tiba2 dikau muncul di sini…tau darimana???
      Jadi sungkan nih ceritaku dibaca sama salah satu lakon nya…hehehe….
      Yups, that was really a great experience ever!
      😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s